Home HISTORY Nurul Arifin Ngaku Orang Cicadas dan Siap Jadi Walikota Bandung

Nurul Arifin Ngaku Orang Cicadas dan Siap Jadi Walikota Bandung

297
0

JABARHIJI – Hadirnya nama Nurul Arifin sebagai bakal calon Wali Kota Bandung dipastikan tidak akan ‎menyebabkan konflik internal di Partai Golkar. Sebab selain nama aktris senior tersebut, ada dua nama lainnya yang bakal mencalonkan diri maju dalam Pilkada Wali Kota Bandung 2018 mendatang.

‎Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bandung, Deden Hidayat mengatakan kehadiran Nurul Arifin bukan sesuatu yang luar biasa. Namun munculnya Nurul Arifin hanya menambah kandidat bakal calon Wali Kota Bandung di Partai Golkar.

Sebelumnya, Golkar Kota Bandung telah memunculkan dua kandidat yang akan didorong dalam pemilihan Wali Kota Bandung. Kedua nama tersebut yaitu Deden Hidayat sendiri, serta Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto.

Namun munculnya nama Nurul Arifin yang langsung ditunjuk oleh DPP Golkar akan membuat pertarungan di internal partai menjadi semakin kompetitif. Bahkan, beberapa waktu lalu, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyebut Nurul Arifin memiliki kriteria yang diperlukan untuk diusung sebagai calon dari Golkar.

“Selasa ini kami mengadakan rapat bagaimana mekanisme mengatur si calon-calon ini supaya tidak terjadi tabrakan,” kata Deden.

Meski memiliki latar belakang sebagai aktris, kata Deden, Nurul Arifin belum tentu akan memuncaki elektabilitas nanti. Pengusungan tetap akan berdasarkan survei dan elektabilitas dari setiap calon.

‎”Popularitas itu relatif karena Nurul Arifin mantan artis, tapi kita belum ngitung di survei itu elektabilitas. Kan popularitas itu belum tentu sebanding dengan elektabilitas,” ujar dia.

‎Di tempat yang sama, Nurul Arifin mengatakan bahwa Golkar sepakat akan mengusung calon terbaik demi kemajuan Kota Bandung. Terlebih calon yang akan diusung harus memiliki kompetensi dan tujuan yang sama.

“Saya bersyukur kehadiran saya dilihat dan dianggap sesuatu, sehingga membuat hangat politik lokal. Kita berkompetisi secara fair,” kata Nurul Arifin.

Panas Pilkada Kota Bandung 2018

Salah satu alasan Nurul Arifin ingin menjadi Wali Kota Bandung adalah faktor kedekatan. Menurut aktris pemeran Ipah dalam film Pacar Ketinggalan Kereta ini, tempat kelahirannya adalah salah satu daerah paling keras di Kota Bandung.

“Saya lahir di RS Santo Yusup Cicadas,” kata Nurul saat ditemui di Rumah Makan Sate Hadori, Kota Bandung, Sabtu (1/7/2017).

Lebih lanjut Nurul memastikan dirinya adalah putra daerah asli Kota Bandung yang bahkan pernah bersekolah di SMA Negeri 16 Bandung.

Abdi urang Cicadas asli. Bapak saya M Yusuf Arifin sudah 20 tahun jadi RW di Sukamulya,” ungkapnya.

Salah satu janji Nurul jika nantinya terpilih sebagai wali kota adalah memperbaiki kawasan Cicadas yang terkenal padat pemukiman kumuh dan premanisme.

“Kalau diberi kesempatan menjadi wali kota, pertama kali yang akan saya lakukan adalah ingin membangun Cicadas. Yang penting Cicadas menjadi lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, fokus utama Nurul Arifin adalah pembangunan di daerah pinggiran Kota Bandung yang selama masa kepemimpinan Ridwan Kamil masih banyak yang belum tersentuh.

“Kalau masyarakat memberikan kesempatan saya akan memimpin sebagai penerus Kang Emil yang bisa menjadi kebanggaan warga Kota Bandung dan melengkapi apa yang Kang Emil belum kerjakan, membangun landmark-landmark Kota Bandung yang belum Kang Emil kerjakan,” dia menegaskan.

Ayo orang Cicadas jadi Walikota Bandung. |DBS/JABARHIJI

sumber berita: JABARHIJI.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.